Selasa, 12 November 2019

Layanan Transaksi Digital BNI di Ambon Sangat Tinggi

Sumber: google.com


Sempat mengalami permasalahan, Bank Negara Indonesia BNI Ambon menegaskan bahwa semua dana nasabah tetap aman.

Hal ini dikatakan langsung oleh Direktur Bisnis Korporasi BNI, Putrama Wahju Setyawan. Ia mengatakan bahwa yang terjadi di BNI Ambon tidak akan menyebabkan dana nasabah hilang. Dan menurutnya, ada sejumlah faktor yang menjadi sebab nasabah tak perlu khawatir dengan BNI.

Dimana layanan perbankan BNI khususnya BNI Ambon akan tetap berjalan normal. Dan kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga yaitu dengan adanya jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar. Dan terakhir, BNI Ambon akan selalu menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI," kata dia, yang akrab disapa Iwan itu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 19 Oktober 2019. 

Adanya permasalahan yang terjadi di BNI Ambon ini, dikatakannya masih diselidiki pihak kepolisian. Dan berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, adanya kinerja BNI Ambon terlihat.

Dimana animo masyarakat untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI Ambon cukup tinggi. Hal ini terlihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga yang dihimpun di seluruh outlet di bawah koordinasi Kantor Cabang Ambon.

Data per September 2019 menunjukkan, DPK yang dihimpun di BNI Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018.

“DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI,” ujarnya.

DPK BNI tersebut sebagian besar ditopang pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI Ambon mencatat, di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99 persen dan 27,96 persen secara YoY.




Sumber: Viva.co.id

Bank BNI Ambon Hibah Minibus Ke Universitas Pattimura

Sumber: Unpatti.ac.id


Sebagai bentuk kerjasama yang telah dijalin antara UNPATTI dan Bank BNI Ambon.

Direktur Perkreditan Bank BNI Ambon Ibu D. Limmon atas nama Bank BNI Ambon menyerahkan bantuan Hibah yang berupa kendaraan Mini Bus kepada Universitas Pattimura yang sudah di terima oleh Rektor UNPATTI Prof. M.J Saptenno.

Penyerahan itu juga ditandatangani dalam berita acara penyerahan hibah kendaraan Mini Bus oleh keduanya.

Selanjutnya yang secara simbolis dengan acara diserahkan “Kunci” kendaraan kepada Rektor disaksikan pejabat BNI Ambon dan Pejabat UNPATTI di pelataran parkir depan Rektorat.

Setelah menerima kunci, kemudian Rektor dan Ibu Limmon bersama pihak BNI Ambon menaiki minibus tersebut dan mengelilingi jalan dalam kampus. HOTUMESE.




Sumber: Unpatti.ac.id

Hasil Rapat RUPSLB Bank BNI, Achmad Baiquni Masih Jabat Posisi Direktur Utama

Sumber: google.com


PT Bank Negara Indonesia(Persero) Tbk , Telah melakukan perombakan susunan direksi dan dewan komisaris, keputusan ini Dihadiri oleh Achmad Baiquni berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Direktur Keuangan BNI Ario Bimo menyampaikan, terjadi pergantian jajaran direksi pada BNI.  Ia juga mengatakan ada beberapa perombakan yang dilakukan.
Seperti Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Jaringan, dari Catur Budi Harto menjadi Tambok P Setyawati.

Selanjutnya, Direktur Bisnis Konsumer dari Tambok P Setyawati menjadi Anggoro Eko Cahyo. Lalu Direktur Tresuri dan Internasional dari Rico Budidarmo menjadi Bob Tyasika Ananta.

Dan di bagian Direktur Keuangan dari Anggoro Eko Cahyo menjadi Ario Bimo, serta Direktur Manajemen Risiko dari Bob Tyasika Ananta jadi Rico Budidarmo. Sedangkan untuk posisi Direktur Utama masih di jabat oleh Achmad Baiquni.


Berikut jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:

  • Direktur Utama: Achmad Baiquni
  • Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
  • Direktur Keuangan: Ario Bimo
  • Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
  • Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
  • Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
  • Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
  • Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
  • Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
  • Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
  • Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah.


Sebelum menjabat di PT Bank Negara Indonesia (Persero), Achmad Baiquni memulai karir perbankan dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial.

Diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Dalam segi pendidikan‎, Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada 1992.

Memiliki Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR di Singapura.

Bahkan, ia juga pernah mengikuti Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.




Sumber: Liputan6.com