Tampilkan postingan dengan label Federal Reserve. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Federal Reserve. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 November 2018

Harga Emas Menaik Setelah Pemilu Sela


Sumber: akurat.co
Emas berkala di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis pagi (8/11) karena dolar AS sedikit menurun setelah pemilihan paruh waktu AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik 2,40 dolar AS atau 0,2 persen, menjadi ditutup pada 1.228,70 dolar AS per ounce.

Pemilu paruh waktu pada Selasa (6/11) ternyata sesuai dengan yang sudah  diharapkan, setidaknya di tingkat nasional sudah meninggi, dan indeks dolar AS lebih lemah atas pandangan bahwa kebijakan fiskal baru yang diusulkan oleh pemerintahan Trump akan menghadapi Kongres yang terpecah.

Indeks dolar AS turun 0,23 persen menjadi 96,05 pada pukul 18.11 GMT, membuat emas yang diukur dalam dolar AS lebih menarik hati bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sekarang para pengamat pasar mengalihkan perhatian mereka kepada pembuat kebijakan Federal Reserve, yang menggelar pertemuan pada Rabu (7/11) dan Kamis (8/11).

Meskipun sebagian besar investor tidak hanya memperkirakan kenaikan suku bunga pada akhir pertemuan ini, mereka dapat mengukur kebijakan moneter untuk bulan mendatang berdasarkan pernyataan The Fed.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 6,9 sen AS atau 0,48 persen, menjadi ditutup pada 14,569 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari 2019 naik 7,3 dolar AS atau 0,84 persen, menjadi menetap di 878,80 dolar AS per ounce.



Sumber: akurat.co

Selasa, 06 November 2018

Dolar AS Naik Dikit Demi Sedikit

Pemilu Sela Buat Dolar AS Naik Demi Sedikit

Sumber: akurat.co
Kurs dolar AS naik dikit demi sedikit terhadap mata uang utama lainnya di akhir perdagangan Rabu pagi (7/11), karena investor tetap berhati-hati tentang hasil yang akan datang dari pemilihan paruh waktu AS.

Investor harus mencermati apakah Demokrat akan mengambil alih kembali kendali Dewan Perwakilan AS dan Republik akan memegang mayoritas Senat. Para analis percaya bahwa Kongres AS yang terpecah akan merusak nilai Dolar AS untuk jangka pendek.

Greenback baru-baru ini telah didorong dengan laporan pekerjaan yang kuat pada Jumat (2/11), yang mencatat kenaikan tajam dalam lapangan pekerjaan dan pendapatan rata-rata, serta tingkat pengangguran yang tidak berubah, dilansir dari Xinhua.

Investor tetap barpikir positif bahwa data pekerjaan yang cerah akan mendorong Federal Reserve AS untuk menaikkan suku bunga lagi pada Desember, yang pada gilirannya akan menambah nilai dolar AS di pasar global.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi 1,1412 Dolar AS dari 1,1417 Dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi 1,3093 Dolar AS dari 1,3048 Dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7215 Dolar AS dari 0,7216 Dolar AS.

Dolar AS dibeli 113,39 yen Jepang, lebih tinggi dari 113,22 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1,0032 franc Swiss dari 1,0039 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3139 dolar Kanada dari 1,3108 dolar Kanada.


Sumber: akurat.co