Tampilkan postingan dengan label Narkoba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Narkoba. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 November 2018

Pengemudi Ojol Mengedarkan Narkoba Di Rumahnya


Sumber: akurat.co
Rumah seorang pengemudi ojek online (Ojol) di Jalan Ciledug Indah, Karang Tengah, Tangerang, Digerebek anggota Polsek Kembangan.

Dari penggerebekan itu petugas telah mengamankan seorang tersangka DM, dan sejumlah barang bukti narkoba.

Kapolsek Kembangan Kompol Egman Adnan menjelaskan, sudah memulai penggerebekan di rumah tersangka lantaran kecurigaan masyarakat atas perlakuan tersangka karena rumahnya sering dijadikan transaksi narkoba.

 “Awalnya masyarakat curiga, lalu lapor dan kita selidiki. Ternyata benar tersangka ini menyimpan narkoba, bahkan melakukan transaksi di rumahnya,” kata Egman, Kamis (8/11).

Kanit Reskrim Polsek Kembangan Iptu Dimitri Mahendra menambahkan, dari informasi yang sudah diterima, bersama anggotanya langsung menggerebek rumah tersangka.

“Barang bukti yang kita temukan 5 paket dan 1 linting daun ganja. Total seberat 103,62 gram,” ujarnya.

Dari hasil interogasi terhadap tersangka, DS merupakan pengemudi Ojek Online. Tersangka sengaja menjual belikan narkoba demi mendapatkan penghasilan tambahan.

“Tersangka akan kita jerat Pasal 114 ayat (1) Sub 111 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tukasnya.


Sumber: akurat.co

Selasa, 06 November 2018

Seseorang Tewas, Lima Pelaku Pengeroyokan Ditangkap


Sumber: akurat.co
Persatuan Reskrim Polrestabes Medan telah  meringkus lima orang pelaku pengeroyokan yang sudah mengakibatkan salah seorang bernama Suparno (36) tewas, di Jalan Luku V, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan bahwa korban meninggal dunia karena mengalami luka parah pada bagian kepala setelah dikeroyok oleh sejumlah pelaku.

Kelima pelaku yang ditangkap itu, yang memiliki inisial NP, EFT, NMS, BAZ dan RM.

"Selain merenggut satu nyawa, aksi pengeroyokan tersebut juga mengakibatkan satu orang mengalami luka-luka bernama Lasiman (55) yang kini masih mendapat perawatan medis," ujar Kombes Dadang dalam paparannya di Mapolrestabes Medan, Selasa (6/11).

Pria itu mengatakan, penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap korban, akibat pengaruh narkoba.

"Kelima pelaku nekad menghabisi nyawa korban, karena masalah narkoba. Suparno merupakan korban salah sasaran," ujarnya.

Dadang menjelaskan, saat kejadian, pelaku ingin membeli narkoba kepada salah seorang berinisial D. Namun, karena D sudah tidak lagi menjadi penjualnya, dan langsung dilempari sepatu.

Kemudian, pelaku memanggil kawan-kawannya dan membabi-buta menganiaya korban.

"Petugas mengamankan para pelaku dan dilaksanakan tes urine, serta hasilnya kelima orang itu, positif pemakai narkoba," ucap Kapolrestabes Medan itu.



Sumber: akurat.co