Rabu, 07 November 2018

Adakah Bulan Yang Lain?


Sumber: akurat.co
Lebih dari setengah abad yang lalu, astronom Polandia, Kazimierz Kordylewski, menemukan sesuatu yang berbentuk satelit Bumi yang menyerupai Bulan. Satelit tersebut merupakan kumpulan kabut yang berkumpul dan memiliki pantulan cahaya serupa Bulan. Sayang, kabut tersebut tidak terlalu jelas dan bentuknya pun belum bisa divisualkan.

Kini, dua ilmuan asal Hongaria, Gabor Horvath dan Judit Sliz-Balogh, mempertegas temuan Kordylewski. Ternyata, bukan hanya satu. Ada dua kumpulan kabut yang memiliki bentuk seperti Bulan.

Karena bentuknya seperti asap, mereka menamai kedua Bulan itu ‘Ghost Moon’ alias ‘Bulan Hantu’. Bulan Hantu pertama, apabila dilihat dari Bumi, mengorbit di samping Bulan. Sementara yang satunya lagi, berada di belakang Bulan.

Selain disebut Bulan Hantu, banyak pula kalangan ilmuan yang menyebut satelit itu dengan sebutan ‘Awan Kordylewski’. Namun, selama ini, nama tersebut kurang dikenal karena tidak ada yang menlanjutkan penelitian dari Kordylewski.

Baru tahun ini, dengan teknologi yang lebih canggih, Gabor Horvath dan Judit Sliz-Balogh sudah mempelajari dengan seksama keberadaan pseudo-satellite itu. Dua ilmuan tersebut mendapat dukungan fasiltas yang memadai dari Eotvos Lorand University, Hongaria.

Bulan Hantu mengorbit Bumi dengan jarak sama dengan Bulan'sebenarnya'. Mereka berada pada jarak sekitar 250.000 mil atau 402.336 km.



Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar