Selasa, 06 November 2018

Perwira Polisi Pengedar Narkoba Ditembak Mati


Sumber: akurat.co
Seorang perwira polisi yang termasuk dalam daftar jaringan kasus narkoba sudah ditembak mati oleh satuan anti-narkoba Filipina. Polisi berpangkat kolonel tersebut tewas dalam sebuah baku tembak.

Pelaku diketahu bernama Santiago Rapiz merupakan polisi yang berdinas di kota Dipolog, selatan Filipina. Pejabat kepolisian mengungkapkan bahwa pelaku termasuk di antara 6.000 orang yang diburu oleh pemerintah dalam pemberantasan narkoba.

Perbuatan Rapiz ketahuan setelah ia menjual narkoba jenis methamphetamine seharga 50.000 peso (Rp 14 juta) kepada polisi yang menyamar di Dipolog. Transaksi dilakukan pada Senin malam lalu.

"Ada pengejaran singkat tetapi ketika dia terpojok, dia menembaki agen kami," kata Romeo Caramat selaku kepala satgas anti narkoba bidang intelijen.

Rapiz dituduh sudah melindungi gembong narkoba besar dan ikut terlibat dalam perdagangan narkotika.

Sejak terpilih sebagai presiden di tahun 2016, Duterte secara serius akan memberantas narkoba. Hampir 5.000 orang tewas dalam operasi anti-narkoba polisi sejak Juli 2016.

Kebijakan Duterte dikecam oleh kelompok hak asasi manusia yang menyebut bahwa Duterte membunuh warganya sendiri secara sistematis. Kepolisian membantah hal tersebut dan menyebut bahwa yang ditahan dan tewas adalah mereka yang merupakan pengedar atau gembong narkoba.


Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar