Senin, 05 November 2018

Kulit Rusak? Produk Bayi Tidak Menjamin


Sumber: akurat.co
Permasalahan terhadap kulit, terutama wajah, sangat umum terjadi pada banyak orang. Penyebabnya juga sangat banyak, salah satunya akibat produk skincare.

Entah beruntusan, tumbuh jerawat terlalu banyak , kemerahan, pengelupasan kulit, dan sebagainya. Jika sudah terjadi seperti ini, tak sedikit yang beralih pada produk bayi.

Apakah cara penanganan ini sudah tepat?

"Kita tahu bersama bahwa produk bayi itu mild. Sehingga ketika mereka memiliki kelainan kulit apapun atau sedang bermasalah, menggunakan produk bayi, salah satunya sabun. Sayangnya, ini tidak tepat," kata Dr. Srie Prihianti, Sp.KK, PhD, FINSDV, FAADV, yang AkuratHealth temui di JW Marriott, Jakarta, Senin, (5/11).

Dokter yang aktif sebagai Ketua Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia (KSDAI) itu juga mengatakan, sabun bayi yang pembersihnya sangat lembut tersebut dibuat sesuai kebutuhan kulit bayi.

Sehingga, jika digunakan untuk kulit orang dewasa yang produksi kelenjar minyaknya sudah lebih banyak, aktifitas sudah padat, daya pembersih dari sabun bayi itu tidak akan maksimal dan tidak akan bekerja dengan baik.

"Jangankan bayi ke dewasa, perawatan bayi dan anak-anak yang sudah lebih besar aja berbeda. Anak sudah sekolah, kena kotoran, polusi, jadi dia butuh produk yang lebih bisa membersihkan dirinya," tambahnya.

Jadi tujuannya untuk membersihkan kulit, dan untuk memperbaiki keadaan kulit dengan menggunakan produk bayi, khususnya sabun, tidak akan bisa terpenuhi ya guys!.

Saran dari dokter Srie, kalau ada masalah dengan kulitmu, jangan lah pakai sabun yang mengandung antiseptik.

Sabun antiseptik dapat mengangkat struktur lipid. Kalau bagian ini terangkat, malah bisa menjadi masalah baru. Sabun dengan antiseptik hanya digunakan dalam kondisi tertentu, misalnya ada infeksi.


Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar