Rabu, 07 November 2018

Bumil Wajib Mengonsumsi Air Yang Banyak, Kenapa?


Sumber: akurat.co
Di Indonesia sudah tercatat sekitar 21 juta orang masuk dalam kategori low drinkers atau kurangnya minum air. Padahal, kondisi tersebut akan mengarah pada dehidrasi atau kurangnya cairan tubuh yang bisa saja menyebabkan beberapa penyakit yang berisiko kematian.

Terutama ibu hamil, sangat di anjurkan meminum cairan lebih banyak sekitar yaitu 2,5 liter per hari untuk dikonsumsi. Ini berguna untuk mencukupkan produksi air ketuban yang dibutuhkan oleh ibu dan bayi.

“Jika produksi air ketuban pada ibu hamil berkurang, ini dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat. Ini bisa mengakibatkan janin berukuran kecil dan pada alat geraknya bisa terjadi kelainan anatomi, kelainan bentuk dan lain sebagainya,” ucap Prof. Dr. dr.  Budi Wiweko, SpOG(K).,MPH, pada acara 'Pentingnya Hidrasi Sehat Sebagai Investasi Kesehatan di Masa Depan', di Kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Rabu, (7/11).

Bahkan, risiko terburuk dari kurangnya produksi air ketuban ialah, kematian bayi sejak masih berada di dalam rahim. Kurangnya asupan air juga dapat berpengaruh pada pertumbuhan otak bayi di peridoe emas atau 1.000 hari pertamanya.

“Saat masih dalam masa 270 hari pertama, dimana bayi masih berada di dalam rahim, komponen nutrisi menjadi sangat penting, dan salah satu nutrisi penting itu adalah air yang menjadi makro nutrisi. Nah, jika asupan air kurang, tentu ini sangat berpengaruh, bahkan jika masih dalam masa awal kehamilan, janin bisa meninggal di dalam,” lanjutnya.

Jadi, jika ibu hamil terhidrasi dengan baik, akan meningkatkan kualitas air ketuban yang diproduksi dalam rahim. Air ketuban yang baik juga akan meningkatkan kualitas janin yang dikandung. Untuk itu, pastikan untuk mengkonsumsi air sebanyak 2,5 liter atau lebih per hari demi menjaga kesehatan bayi didalam kandungan bunda ya!


Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar